Search

Kamis, 18 November 2010

Johnny Satu Nada

Tulisan ini terinspirasi ketika ku duduk diruang televisi dan menonton suatu acara di televisi. Pada stasiun Metro tv disitu ada satu acara yang dinarasumberi oleh Pak Mario Teguh pada acara Golden Ways, judul yang ku tulis merupakan kutipan dari tema pembahasan beliau.
Maksud dari judul diatas adalah menggambarkan sosok seseorang yang keras kepala, sulit di ajak bicara dan tidak sedikit pun mau menerima pendapat atau masukan dari orang lain, termasuk istrinya. Kenapa dikatakan satu nada, karena ceritanya ketika ia sedang berjalan bersama istrinya dan tiba-tiba melihat ada orang yang menjual biola, maka Johnny ini membeli dan bermaksud akan saelau memainkan biola itu untuk istrinya.
Ketika tiba dirumah ia mulai memainkannya, setiap sebelum tidur ia memainkan biola itu terlebih dahulu untuk istrinya. Namun cara memainkannya berbeda dari yang lain yaitu tanggannya diam ditempat dan hanya berbunyi satu nada “Ngik….Ngok…”, tak berirama dengan merdu.
Suatu ketika istrinya menemukan seseorang yang memainkan biola dengan hasil bunyi begitu indah, namun dilihatnya jemari-jemari orang tersebut sibuk kesana kemari seperti mencari-cari sedangkan suaminya hanya diam ditempat atau diposisi satu tempat itu saja. Maka ketika tiba dirumah diceritakanlah apa yang dilihatnya mengenai biola tadi dan suaminya menjawab “mereka itu belum tepat, belum menemukan nadanya masih mencari-cari makanya jarinya sibuk kemana-mana” maka suaminya terus lanjut menggesek biola dengan satu nada yang membosankan tanpa irama yang indah.
Kehidupan dengan kualitas apapun akan rusak jika yang diulangi adalah kesalahan, sehingga Johnny satu nada sudah mulai kelihatan nadanya ada orang-orang yang sulit diajak bicara, sulit menerima pendapat orang lain karena dia nadanya hanya satu. Kita tidak hanya dapat menerima satu pendapat dan satu cara untuk menjadikan diri lebih baik serta hidup lebih berirama.
Kutipan ini ku dapati dari kata-kata bijak Pak Mario Teguh, ketika menjelang iklan.

“Hidup adalah pengulangan, kehidupan menjadi baik apabila yang diulangi adalah yang baik dan kehidupan dengan kualitas apapun akan rusak jika yang diulangi adalah kesalahan.”

“Alasan orang berhasil karena mudah menyerap nasihat baik dan membaikan diri, karena hanya orang baik yang rezekinya baik.”

“Wanita adalah pemulia kehidupan, jika untuk kebaikan maka bersabarlah. Banyak suami menguji kesabaran istri, padahal suami seharusnya ikhlas dimuliakan oleh istrinya.”

“Orang yang sombong, hanya menyombongi orang yang dikiranya lebih rendah.”

“Karena kita cenderung mempertahankan cara yang sudah nyaman bagi kita, walaupun mengerdilkan kehidupan.”

“Pribadi yang masuk kedalam kesulitan, tidak bisa menggunakan pribadi yang sama untuk keluar dari kesulitan.”

Tidak ada komentar: